Dari Boneka Lili, Lahirlah Boneka Barbie yang Mendunia

Boneka Barbie, di inspirasi dari nama anak wanita Ruth bernama Barbara, pertama kalinya tampak dalam balutan baju renang bergaris zebra berwarna hitam serta putih, dengan rambut berbuntut kuda dalam warna pirang (blonde) atau cokelat (brunette). Berhiaskan dua anting, sepasang sepatu hak tinggi, lengkap dengan riasan muka serta bibir merah merona ; siapa saja anak gadis waktu itu tentu sempat punya mimpi untuk memilikinya.

 

Keberhasilan Barbie pada peluncuran perdana sudah menjelma jadi trend sendiri untuk kelompok remaja, design baju mereka juga di desain dengan spesial oleh disainer baju Mattel bernama Charlotte Johnson.

 

Sejak kemunculan serta kepopuleran Barbie dalam pembentukan lambang kesempurnaan dari seseorang wanita, boneka Barbie selalu alami perbaikan untuk perbaikan. Termasuk juga dalam pembuatan fisiknya yang telah dipandang prima meskipun, Pada perubahannya, boneka Barbie tampak dalam sebagian versus dewasa dengan titik detil yang lebih tegas ; seperti buah dada yang lebih diisi, mata yang lebih tegas, serta detil baju yang dapat mewakili kerumitan semestinya baju sungguhan. Detil untuk detil yang selalu disempurnakan makin buat pengagum Barbie kagum, sampai kolektor boneka cantik itu dapat merogoh kocek lebih dalam untuk memuaskan status kelengkapan koleksi yang telah dipunyainya.

Pikirkan saja, berdasar pada survey yang dikerjakan Mattel mulai sejak th. 1959 sampai 2010 sekurang-kurangnya ada 100. 000 kolektor Barbie fanatik di semua penjuru dunia, yang malah didominasi oleh customer wanita berumur rata-rata 40 tahunan, tiap-tiap dari mereka dapat beli dua puluh boneka Barbie per th.. Perubahan market share yang demikian liar nyatanya masih tetap dapat dikendalikan Mattel dengan sekian kali perubahan dengan berkala dari th. ke th..

 

Mattel sudah mengklaim kalau paling tidak ada satu miliar boneka Barbie telah ludes terjual di 150 negara di belahan dunia dengan penjualan sekitaran tiga buah boneka per detiknya. Dapatkah Anda membayangkannya? Tiap-tiap detik tiga boneka sudah beralih tangan ke juta-an ribu manusia di tiap-tiap bagian negara.

 

Kesempurnaan serta kesuksesan Barbie pada awal kehadirannya bukanlah tanpa ada rintangan, memprotes pernah datang saat mainan yang di jual untuk anak-anak wanita itu diperjualbelikan dalam bentuk wanita dewasa- suatu hal yang masih tetap dipandang aneh atau melenceng dari tempat semestinya. Untuk meredam kericuhan itu, jadi Mattel coba mempromosikan Barbie pada customer anak-anak lewat siaran tv. Membuat satu persepsi dengan tawarkan satu kebaharuan yang berlainan, tetapi mempunyai cita rasa yang lebih tinggi dibanding product mainan yang lain.

 

Satu product baru yang dapat jadi referensi untuk perubahan boneka di masa setelah itu, satu dobrakan menarik yang pantas untuk di nikmati oleh siapa juga anak wanita di semua penjuru dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *