Ukhuwwah di Masjid Bengkulu

Ukhuwwah di Masjid Bengkulu

Ukhuwwah di Masjid Bengkulu

Ukhuwwah pada mulanya berarti ”persamaan dan keserasian dalam banyak hal”. Karenanya, dalam keturunan mengakibatkan persaudaraan, persamaan dalam sifat-sifat juga mengakibatkan persaudaraan. Makna ini kemudian berkembang, dan akhirnya ukhuwwah diartikan  sebagai  “setiap  persamaan  dan  keserasian dengan pihak lain, baik persamaan keturunan, dari  segi  ibu,  bapak, atau keduanya, maupun dari segi persusuan”. Secara majazi kata ukhuwwah (persaudaraan) mencakup  persamaan  salah  satu  unsur seperti  suku, agama, profesi, dan perasaan. Kemudian Islamiyyah biasa diartikan sesama umat muslim. Namun, Kata Islamiah yang dirangkaikan dengan kata ukhuwwah lebih tepat  dipahami  sebagai  adjektifa, sehingga  ukhuwah Islamiah berarti “persaudaraan yang bersifat Islami atau yang diajarkan oleh Islam”.  seperti di masjid Bengkulu.

Guna  memantapkan  ukhuwwah di masjid tersebut,  pertama  kali  Al-Quran menggaris bawahi  bahwa  perbedaan  adalah  hukum  yang berlaku dalam  kehidupan.  Selain  perbedaan  tersebut  merupakan kehendak  Ilahi,  juga  demi kelestarian hidup, sekaligus demi mencapai tujuan kehidupan makhluk di pentas bumi. Seandainya Tuhan menghendaki kesatuan pendapat, niscaya diciptakan-Nya  manusia tanpa akal budi seperti binatang atau benda-benda tak bernyawa yang tidak memiliki kemampuan memilah dan  memilih,  karena  hanya  dengan  demikian seluruhnya akan menjadi satu pendapat. Dari sini, seorang Muslim dapat memahami adanya pandangan atau bahkan pendapat yang berbeda dengan pandangan agamanya, karena semua  itu  tidak  mungkin  berada  di  luar  kehendaki Ilahi.

Selain itu, kata ishlah yang diartikan sebagai damaikanlah. Juga dimaksudkan memerintahkan untuk mendamaikan diantara kaum muslimin dan menghilangkan fitnah yang terjadi diantara mereka, seperti perselisihan dan pertengkaran hingga tindakan saling bunuh dan penolakan untuk memenuhi panggilan ini. ayat tersebut juga menjelaskan tentang pola pelaksanaan yang digambarkan dalsm surat, menegaskan sabab diperolehnya menggunakan hak tertentu, yakni hak memerangu para bughat (pembangkang) untuk memaksa agar kembali kepada barisan kaum muslimin dan menempuh jalan yang ditempuh oleh umat islam, yaitu bersaudara, datang ke masjid.

Jadi Kesimpulannya Ukhuwah Islamiah berarti persaudaraan yang bersifat Islami atau yang diajarkan oleh Islam. Dalam Al-Qur’an, kata Akh berbentuk tunggal ditemukan sebanyak 52 kali. Sedang bentuk jamaknya mempunyai dua macam yakni Ikhwan dan  Ikhwah. Namun secara garis besar artinya saudara. Ukhuwwah telah disinggung dalam ayat-ayat Al-Qur’an, paling tidak ada empat macam yang diperkenalkan, yakni: Ukhuwwah fi al-‘ubudiyyah, Ukhuwwah fi al-insaniyah (basyariyyah), Uhkuwwah fi al-Wathaniyyah wa an-nasab, dan Ukhuwwah fi din Al-Islam. Faktor penunjang lahirnya persaudaraan adalah persamaan, yakni persamaan rasa dan cita-cita sehingga menjadikan seseorang merasakan derita saudaranya dan datang ke masjid. Petunjuk sesuai dengan jenis persaudaraan yang diperintahkan diantaranya: Untuk memantapkan persaudaraan umum Islam memperkenalkan  konsep  khalifah, Untuk mewujudkan persaudaraan antar pemeluk agama, Islam memperkenalkan ajaran, dan Untuk  memantapkan  persaudaraan  antar   sesama   Muslim, adanya Al-Quran. Ukhuwwah itu mendamaikan  antara  dua  orang  (atau lebih) yang berselisih, melainkan  harus  dipahami  sesuai  makna  semantiknya dengan memperhatikan penggunaan Al-Quran terhadapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *